getting time...

TPA Galuga Longsor

Pemkot Bogor Siap Beri Ganti Rugi

Rabu, 17 Maret 2010 11:24 wib
Ilustrasi
Ilustrasi

BOGOR - Pemerintah Kota Bogor siap bertanggung jawab menyusul insiden longsor di TPA Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, yang  menewaskan empat orang dan tujuh luka, Selasa, kemarin.
 
Wakil Wali Kota Bogor Ahcmad Ruhyat mengatakan, pihaknya sebagai penyewa lahan TPA Galura siap bertanggung jawab atas musibah tersebut.

Hal ini dikatakan Ahcmad Ruhyat seusai memimpin upacara peringatan hari jadi ke-60 Satpol PP, apel Kesadaran Nasional dan pelepasan pegawai negeri sipil yang memasuki masa purnabhakti, di Plaza Balai Kota, Jalan Juanda 10, Bogor, Rabu (17/3/2010).

“Sesuai pesan Pak Wali, kami akan mengganti rugi. Setidaknya untuk yang meninggal kami akan apresiasi sebagai bentuk duka cita. Untuk yang sakit kami apresiasi untuk mengobati,” jelas Ahcmad.

Terkait penutupan sementara TPA Galuga, Pemkot tengah menyiapkan sejumlah alternatif pengiriman sampah. Salah satu alternatifnya adalah percepatan realisasi TPA Kayu Manis yang berlokasi di Tanah Sareal.

“Penanganan akan kami lakukan secara gradual, bertahap. Yang jelas kami akan siapkan alternatifnya, salah satunya di Kayu Manis, Kecamatan Tanah Sareal,” ungkap Ahcmad.

Sekadar diketahui, TPA Galuga longsor, kemarin. Akibatnya, empat orang tewas dalam musibah ini. Longsor ini sejatinya sudah menimbun 11 pemulung, namun tujuh lainnya hanya mengalami luka. Korban selamat kemudian dirawat di beberapa rumah sakit seperti di Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang dan Rumah Sakit Cibungbulang.

Andri, salah seorang saksi mata, mengatakan peristiwa tersebut terjadi saat para pemulung sedang mengambil sampah yang diturunkan dari truk. Namun saat sampah diturunkan, turap penyangga TPA roboh, sehingga menimpa dan menimbun para pemulung.
(Endang Gunawan/Global/ram)