Image

Udju Djuhaeri Divonis Dua Tahun Bui

Udju Djuhaeri (Koran SI)

Udju Djuhaeri (Koran SI)

JAKARTA - Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi memvonis Udju Djuhaeri dengan hukuman pidana dua tahun penjara.

Mantan anggota Komisi Keuangan dan Perbankan DPR periode 1999-2004 terbukti bersalah menerima cek suap terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) yang dimenangkan Miranda Swaray Goeltom.

"Terdakwa secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi," kata hakim ketua Nani Indrawati saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (17/5/2010).

Hakim anggota Slamet Subagyo menjelaskan, Udju usai pemilihan DGS BI 8 Juni 2004 mendapat telepon dari Nunun Nurbaeti. Udju bersama tiga rekannya R Sulistyadi, Darsup Yusuf, dan Suyitno kemudian bertemu dengan suruhan Nunun, Arie Malang Judo di kantor PT Wahana Esa Sejati, Menteng, Jakarta Pusat.

"Di sana terdakwa menerima amplop berisi travellers cheque yang nilai keseluruhannya Rp500 juta," kata Slamet.

Udju sendiri telah mengembalikan uang yang diterima ke KPK. Hal-hal yang memberatkan, Udju sebagai penyelenggara negara telah mencoreng citra pemberantasan korupsi. Hakim menilai Udju terbukti melanggar pasal 11 Undang-undang Nomor 31/1999 jo 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Selain pidana penjara, Udju yang tergabung dalam fraksi TNI/Polri diwajibkan membayar denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan. Atas putusan ini Udju mengaku pikir-pikir untuk mengajukkan banding. Pun halnya dengan jaksa penuntut umum.

(ram)
Live Streaming
Logo
breaking news x