JAKARTA - Jabatan Jampidsus yang saat ini masih disandang Marwan Effendy hanya tinggal menghitung hari. Marwan pada Kamis pekan depan akan menjabat posisi baru sebagai Jamwas Kejagung.
Kendati demikian, Marwan berjanji akan lebih meningkatkan kinerjanya kala menjadi Jamwas. Menurutnya, cukup berat selain mempunyai tanggung jawab lebih vital juga karena tugasnya adalah membenahi internal Kejaksaan khususnya para jaksa nakal.
"Ke depan kita akan berupaya seperti halnya di Pidsus. Jangan hanya sekadar menindak tetapi juga mencegah. Di Was (pengawasan-red) juga mungkin nanti programnya ke sana. Tidak hanya menindak saja tapi juga mencegah," ujar Marwan kepada wartawan di kantornya, Jumat (21/5/2010).
Saat disinggung mengenai perjalanan kariernya memberantas korupsi selama menjadi Jampidsus, Marwan lebih memilih merendah. Menurutnya, hasil kerja para jaksa yang bermarkas di Gedung Bundar itu bukan semata-mata karena prestasi pribadinya.
"Saya tidak merasa berhasil, itu keberhasilan semua temen-teman di Kejaksaan. Tanpa dukungan mereka nggak mungkin dong," katanya seraya merendah.
Marwan menjelaskan, Pidsus Kejagung masih memiliki pekerjaan rumah yang tidak mudah. Terdapat 1.845 perkara yang ditargetkan pemerintah harus rampung ke pengadilan. "Ya banyak (pekerjaan rumah-red) kita kan ada tugas dari pemerintah. Sekarang pemerintah menugaskan ini ada 1.845, jadi banyak PR-nya," sambung Marwan.
Sekedar informasi Pidsus Kejagung dalam kurun 2005-2009 telah berhasil menangani perkara tipikor dan masuk pengadilan totalnya ada 1.600 lebih kasus. Pada tahun ini Kejagung ditargetkan pemerintah meng-goal kan 1.845 perkara ke pengadilan.
Tugas Marwan sebagai Jampidsus nanti akan digantikan oleh M Amari yang sebelumnya menjabat Jamintel. Pria asli Palembang itu akan resmi dilantik menjadi Jamwas pada Kamis 27 Mei 2010 mendatang tepatnya di Sasana Baharuddin Lopa.
(Dadan Muhammad Ramdan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.