getting time...

Korban Tewas Jembatan Ambruk di Aceh Jadi 12 Orang

Salman Mardira - Okezone
Selasa, 8 Juni 2010 17:01 wib
Ilustrasi (Foto: Sripoku)
Ilustrasi (Foto: Sripoku)

BANDA ACEH - Setelah melakukan pencarian secara intensif, Tim SAR akhirnya berhasil menemukan tiga lagi korban ambruknya jembatan, saat ritual tolak bala di Desa Meloak Ilang, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

“Semuanya sudah ditemukan, tadi pagi dua, satu lagi sekitar siang,” kata Camat Putri Betung, Mukmin saat dihubungi okezone, Selasa (8/6/2010).

Ketiga korban ditemukan tak bernyawa di Sungai Meloak, sekira 2 kilometer dari lokasi ambruknya jembatan. Mereka adalah Pardi (8), Khairul (9), dan Junita (11). “Semuanya langsung dikebumikan,” tutur Mukmin.

Insiden runtuhnya jembatan terjadi pada Minggu 6 Juni 2010. Saat itu, sejumlah warga dan tetua kampung mengadakan kenduri tolak bala. Di sesi pelepasan sesajen berupa ayam jantan putih ke sungai, puluhan anak-anak naik ke jembatan gantung menyaksikan ritual itu.

Jembatan berkontruksi kayu yang sudah lapuk itu akhirnya ambruk, tak kuat menahan beratnya beban. Sebanyak 12 orang tewas dibawa arus sungai yang deras dan 25 lainnya luka-luka.

Selain yang ditemukan hari ini, korban yang tewas lainnya adalah Riski, Mira, Toni, Fatimah, Saraini, Gunawan, dan Khaidir, Silis Masara dan Sadikin. Usia mereka berkisar antara 6 hingga 13 tahun.

Tim SAR dibantu warga, TNI, dan Polri menyudahi pencarian korban. Kini desa itu masih diliputi suasana berkabung.

(ton)