Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

SBY Pastikan Setgab Bukan Pengambil Keputusan

Insaf Albert Tarigan , Jurnalis-Jum'at, 18 Juni 2010 |15:02 WIB
SBY Pastikan Setgab Bukan Pengambil Keputusan
Presiden SBY (Foto: Abror/ Setneg)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Sekretaris Gabungan (Setgab) Susilo Bambang Yudhoyono memastikan Setgab Koalisi bukan sebagai pengambil kebijakan pemerintah.

“Yang namanya Setgab Koalisi adalah forum konsultasi dan koordinasi, Setgab bukan forum pengambilan keputusan, forum perencanan pembangunan, dan forum penetapan kebijakan. Jika ini dilakukan rancu,” kata SBY.

Ini dikatakan SBY saat menggelar jumpa pers di Istana Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, Jumat (18/6/2010).

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini menambahkan, semua kebijakan tersebut merupakan domain pemerintah, “Bukan Setgab,” tandasnya.

Ditanya mengenai ancaman yang dilakukan sejumlah partai untuk keluar dari Setgab, SBY menilai hal tersebut menandakan politik yang dilakukan kurang matang.

“Kalau mengancam saya kira kurang matang berpolitik kita, konsultasikan, koordinasikan bukan dengan ancaman-ancaman, tetapi sering kali politik dinamis. Saya akana menjaga kalimat untuk tidak semudah itu mengeluarkan ancaman kepada pihak siapapun,” tuturnya.

“Kalau saya harus mengambil keputusan, saya akan ambil keputusan itu dengan rasa tangung jawab dan menanggung semua risiki yang akan diambil dalam keputusan tersebut,” lanjutnya.

Sebelumnya, pengajuan dana aspirasi sebesar Rp15 miliar untuk setiap daerah pemilihan oleh Partai Golkar menuai protes. Bahkan ada rumor beredar, akibat tidak disetuji mayoritas partai di Setgab Golkar akan hengkang.

Belakangan hala tersebut dibantah oleh Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie. Dia memastikan Golkar akan tetap bersama koalisi sampai akhir masa jabatan Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.

(Kemas Irawan Nurrachman)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement