Presiden Akui Jakarta Tak Ideal Jadi Ibukota Lagi

Andina Meryani - Okezone
Kamis, 9 September 2010 00:01 wib

JAKARTA - Sentralisasi aktivitas bisnis dan pemerintahan memunculkan beragam persoalan yang membuat daya dukung Jakarta sebagai ibukota semakin lemah. Wacana pemindahan ibukota pun mencuat seiring semakin padatnya Jakarta.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya di Istana Negara, Rabu (8/9/2010) mengakui Jakarta sudah tidak layak dijadikan ibukota lagi. Sehingga perlu dipikirkan sejumlah opsi.

“Kalau kita jujur, objektif, jernih berpikir, memang Jakarta sebagai ibukota negara, sekaligus pusat perdagangan, tidak lagi ideal,” ujarnya.

Pasalnya, rasio antara jumlah penduduk dengan lingkungan sudah tidak memadai. Idealnya area seluas satu hektare dihuni 100 orang. Namun faktanya, Jakarta sudah terlalu padat.

Pun dengan persoalan pelik kemacetan yang diakibatkan tidak sebandingnya luas jalan dengan pertumbuhan kendaraan bermotor. “Prasarana jalan di Jakarta rasionya dengan jumlah kendaraan juga sungguh tidak memadai,” ungkapnya.
(ful)

  • marselinus » 0 Tanggapan
    boleh pak,pindah aja.krn jkt sudah terlalu padat.semuanya bisa kl didukung semua masyarakat indonesia.kl mau ketempat yg masih sepi.jakarta sudah menjadi kota terpadat,tersibuk,terjahat,terkejam.........semuanya ada.dan bikin indonesia semakin susah.pindah aja lah ya.saya salah satu yg mendukung pindahnya ibukota negara indonesia.itu semua gak susah dan tak masalh.GITU AJA KOK SUSAH.kutip Al.Gus Dur!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • agustus merdeka » 0 Tanggapan
    kapan ya hal tsb terwujud
    Beri Tanggapan Laporkan
  • rifki » 0 Tanggapan
    di pindahkan bukan solusi yang tepat jika masih saja menganut sistem lama, yaitu pembangunan terpusat, sekarang ygang menjadi persoalan mengapa masyarakat ramai-ramai ke jakarta (jawa) karena tertarik dengan ekonomi, ibarat semut, dimana ada gula semut pasti mencarinya, begitu pula manusia, jadi yang perlu adalah pindahnya (penyebaran) sentra-sentra ekonomi ke daerah-daerah dengan begitu tidak ada pemadatan terhadap suatu wilayah, misalnya pengembangan desa tertinggal, dan transmigrasi tapi perlu diingat jangan seperti yang sudah-sudah,lengkapilah dengan fasilitas yang memadai terutama transportasi.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.