JAKARTA - Sebuah mobil pengisian uang untuk Anjuangan Tunai Mandiri (ATM) BCA dirampok di kawasan Pondok Kopi, Jakarta Timur. Pelakunya diduga seorang oknum polisi.
Kapolsek Duren Sawit Kompol Titik Setiawati membeberkan kronologis perampokan berdasarkan keterangan empat saksi yakni dua security, Hendrik Gunawan dan Ahmad Suwarto, satu petugas pengisian uang, Zulfikar, dan sopir, Yulizar Simbolon.
Kendaraan pengisi uang ini berangkat dari kantor PT Armindo, Rawamangun, pada pukul 16.00 WIB. Mobil dikemudikan Yulizar, bersama Zulfikar, Hendrik dan Ahmad.
Mobil pertama kali mengisi ATM di Jalan Balai Pustaka, selanjutnya di tiga ATM kawasan Duren Sawit. Saat mengisi ATM BCA Buaran, datang seorang oknum polisi yang minta menumpang ke Jalan Pramuka dan diizinkan oleh Hendrik.
Saat itu, Titik menjelaskan, sopir (Yulizar) meminta gantian dengan alasan lelah dan Hendrik yang mengemudikan mobil kemudian mengisi di Pondok Gede dan Duren Sawit.
“Saat mengisi di ATM di Apotik Tania, Pondok Kopi, satpam, satu petugas pengisian dan sopir turun. Yang ada di Mobil hanya Hendrik dan oknum itu,” kata Titik, Senin (16/5/2011).
Saat itulah mobil dibawa kabur dan tidak terdengar suara teriakan atau keributan. Beberapa saat kemudian, mobil yang masih membawa enam karung uang yang masih disegel dan satu karung terbuka itu, ditemukan polisi di Jalan Jatibening 1, Bekasi.
Hendrik ditemukan sudah dalam keadaan terluka di kepala dan satu karung uang berisi uang Rp460 juta hilang. Hingga kini empat petugas masih diminta keterangan di Mapolsek Duren Sawit dan oknum polisi yang diduga membawa kabur uang itu masih dalam pengejaran.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.