Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Polri Harus Kaji Ulang Biayai Operasi Melinda

Ferdinan , Jurnalis-Kamis, 09 Juni 2011 |16:51 WIB
Polri Harus Kaji Ulang Biayai Operasi Melinda
ist
A
A
A

JAKARTA – Keputusan Polri menggunakan dana jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) untuk membiayai operasi radang payudara Melinda Dee ditentang politikus Senayan.
 
Meski Jamkesmas bisa digunakan setiap tahanan negara, namun dana itu diperuntukkan bagi warga kurang mampu, tidak seperti Melinda yang berasal dari kelas sosial atas.
 
"Saya melihatnya merasa aneh juga karena peruntukkannya untuk jatahnya orang miskin. Sejak kapan Melinda jadi fakir miskin dan pengobatannya juga kan pengobatan operasi kosmetik," kritik anggota Komisi Hukum DPR Eva Kusuma Sundari di Jakarta, Kamis (9/6/2011).
 
Eva menambahkan, meski pemberian Jamkesmas bagi tahanan sesuai dengan standar operasi prosedur yang berlaku, semestinya Polri mengkaji ulang pembiayaan khusus untuk Malinda, tersangka kasus penggelapan dana nasabah Citibank.
 
"Tapi tolong dipikir sisi keadilannya bagaimana? Dia operasi untuk kosmetik bukan ginjal atau busung lapar. Apakah sesuai dengan peruntukkan karena Jamkesmas kan dipakai untuk kelas 3," sambungnya.
 
Senada dengan Eva, Wakil Ketua Komisi Hukum DPR Tjatur Sapto Edy menyebut kebijakan Polri menanggung biaya perawatan Melinda tidak tepat. Dia menegaskan, Jamkesmas diperuntukan bagi warga kurang mampu.
 
"Tidak bijak Jamkesmas untuk orang tidak mampu, ini malah untuk orang kaya yang kena kasus lagi. Kalau banyak yang begini, modusnya begini terus, bisa habis uang negara. Tidak bijak yang seperti itu," tegasnya lagi.

(TB Ardi Januar)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement