JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Untung S Rajab menegaskan bahwa anak buahnya tidak akan bertindak brutal meski diprovokasi massa, termasuk saat mahasiswa melempar polisi dengan air seni dan kotoran manusia.
"Tidak (akan represif). Ini informasi sudah di daptakan. Jangan terjadi lagi," kata Untung di Mapolda, Jakarta Selatan, Jumat (11/11/2011).
Kapolda hanya meminta agar orangtua mahasiswa bisa mengajarkan anak-anaknya lebih memahami budi pekerti dan sopan santun meski saat berdemo sekalipun.
"Orangtua tolong imbau anak-anak ini diberi pelajaran budi perkerti, bagaimana pun kita orang timur, akhlak jangan di tinggal. Kita ini bangsa yang sopan dan menghormati orang," cetusnya.
Seperti diberitakan, pada aksi yang dilakukan jariangan kampus, yang terdiri dari gabungan mahasiswa Universitas Kristen Indonesia (UKI), Universitas Bung Karno (UBK), dan Universitas Satya Negara Indonesia (USNI), pada Rabu lalu, para mahasiswa sempat membalas halauan polisi dengan lemparan tinja dan air seni.
Mahasiswa geram lantaran aksinya membakar ban di depan kampus UKI dibubarkan polisi.
(Dede Suryana)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.