Belasan Perguruan Silat Berikrar Tak Saling Serang

|

(Foto:solichan Arif)

Belasan Perguruan Silat Berikrar Tak Saling Serang

TULUNGAGUNG- 12 orang pimpinan perguruan bela diri pencak silat se Tulungagung  berkumpul di Mapolres Tulungagung. Mereka berikrar untuk senantiasa  menjunjung perdamaian dan sanggup menghindarkan pengikut dari pertikaian antar kelompok.  Langkah ini merupakan tindak lanjut banyaknya kasus kekerasan yang melibatkan murid perguruan silat.

“Kita ingin Tulungagung yang aman dan damai, “ujar  Ketua Setia Hati (SH) Terate Tulungagung Sunarno kepada wartawan saat acara ikrar perdamaian di Mapolres Tulungagung, Rabu (30/11/2011)

Selain Kapolres Tulungagung AKBP Agus Wijayanto, janji perdamaian ini juga disaksikan langsung  Bupati Tulungagung Heru Tjahjono dan Komandan Kodim 0807 Tulungagung.

Bendera panji dan tangan pimpinan perguruan SH Terati bergandengan erat dengan Pagar Nusa, Kera Sakti, Pamur, Asad, Ligas, Cempak Putih, Porsigal, Asmujati, Cipta Sejati, Tapak Suci dan Jalarante. 

Sunarno mengakui jika padepokan silatnya sering dikaitkan dengan kasus kekerasan, termasuk tawuran yang bersifat massal. Padahal diantara permasalahan tersebut, sebagian besar yang terlibat masih bersifat simpatisan. “Mereka secara administrasi belum terdaftar sebagai anggota perguruan, “terangnya.

Sebagai bentuk riil pencegahan kekerasan, SH Teratai menunjuk 50 orang sebagai kordinator lapangan (korlap). Korlap ini  bertugas mengawasi prilaku anggota SH Teratai yang tersebar di 19 kecamatan. Sebab tidak dibenarkan murid DH Teratai menjajal ilmu di gelanggang tawuran. Perguruan silat yang terpusat di Kota Madiun ini mengklaim memiliki 16 ribu anggota. “Siapa yang melanggar akan terkena sanksi organisasi, termasuk pemecatan dan pembekuan, “tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pagar Nusa (PN) Sukarji menyambut baik kesepakatan damai ini. Meskipun selama ini perguruanya dicap bermusuhan dengan SH Teratai, namun dalam faktanya di tingkat pimpinan terjalin hubungan yang yang mesra. “Tidak ada itu permusuhan. Kita saling menghormati, “ujarnya. Dengan ikrar damai ini, pihaknya optimis perseteruan di tingkat akar rumput akan berakhir. “Kita akan tindak tegas bagi mereka yang melanggar aturan,“ tegasnya.

(ugo)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Dituduh Kumpul Kebo, Pasangan Ini Dipukuli Warga