JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya merasa operasi tertib lalu lintas "Zebra Jaya" 2011 efektif untuk mengurangi angka kecelakaan. Dalam operasi yang digelar selama 14 hari sejak 28 November hingga 11 Desember 2011, petugas menemukan ada sekira 200 kecelakaan lalu lintas. Ini menurun sekira 32 persen jika dibandingkan 14 hari sebelum operasi yang angka kecelakaan sebanyak 296 kejadian.
“Korban meninggal juga menurun ada 24 dibandingkan 14 hari sebelumnya ada 45 korban meninggal dunia, turun 46 persen,” kata Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Wahyono di kantornya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (12/12/2011).
Korban kecelakaan yang mengalami luka berat ada sekira 80 kasus. Sedangkan korban yang mengalami luka ringan sebanyak 152 orang. Berdasarkan wilayah kejadian, kecelakaan paling banyak terjadi di Jakarta Utara ada sekira 39 kasus.
Waktu kecelakaan banyak terjadi antara pukul 21.00 hingga 24.00 sekira 31 kasus dan pada pukul 03.00 hingga 06.00 ada sekira 30 kasus. "Usia korban kecelakaan rata-rata usia produktif 22 hingga 30 tahun ada sekira 85 korban,” ungkapnya.
Jenis kendaraan yang paling banyak terlibat kecelakaan yakni sepeda motor roda dua, sebanyak 169. Pejalan kaki juga kerap menjadi korban kecelakaan lalu lintas sebanyak 320 korban. Pekerja swasta tidak hanya mendominasi pelanggara, profesi ini juga banyak menjadi korban kecelakaan sebanyak 223 korban.
“Mahasiswa atau pelajar juga banyak menjadi korban kecelakaan sebanyak 25,” pungkasnya.
(Insaf Albert Tarigan)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.