PURWOREJO - Seorang juragan durian tewas kejatuhan durian saat berada di kebun miliknya di Desa Tlogoguo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Korban mengalami luka parah di bagian kepala.
Mayat korban baru ditemukan sehari kemudian setelah sebelumnya, korban tak kunjung pulang ke rumah.
Mbah Parwiro Tirto (70), warga Tlogoguo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah ini ditemukan sudah terbujur kaku di kebun miliknya pada Senin (23/1/2012). Parwiro dikenal sebagai seorang juragan durian ternama di Kabupaten Purworejo Jawa Tengah.
Kematian Mbah Parwiro yang kesehariannya mengontrol buah durian di kebunnya miliknya ini baru diketahui saat sang istri, Waginem (65) tengah mencari suaminya tersebut yang tak kunjung pulang ke rumah.
Waginem beserta warga akhirnya menemukan Mbah Parwiro sedang tergeletak bersimbah darah dengan luka di kepala yang sudah mengering. Warga kemudian membawa korban ke rumahnya namun, Mbah Parwiro sudah meninggal.
Peristiwa tertimpa buah durian dalam semusim kali ini terhitung sudah lima orang menjadi korban. Namun, baru ini menelan korban jiwa. Warga hanya bisa pasrah, pasalnya, pohon durian yang tinggi ini tidak mungkin dipanjat dan diikat tali. Sehingga untuk menyiasatinya, jika melewati kebun durian warga pun menggunakan helm demi keselamatan kepala mereka.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.