DEPOK – Rizky (15) mayat remaja yang ditemukan di Danau Mahoni Universitas Indonesia (UI) ternyata masuk dalam komunitas anak jalanan. Korban juga merupakan siswa di sekolah khusus anak jalanan Masjid Terminal (Master) di Terminal Depok.
Jenazah Rizky dibawa oleh ambulan Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta menuju Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk diautopsi.
Saat kejadian, Rizky bersama tujuh temannya yakni Nurdin (11), Bagas (13), Fiki (11), Amar (12), Figy, dan Rio, sedang berenang di Danau Mahoni. “Saya sudah dapat tangannya, tapi tangan saya malah digigit. Bagas, saya sudah bilang jangan ditempat dalam, tapi dia keras kepala,” ujar Bagas di lokasi, Selasa (07/02/12).
Bagas mengaku bahwa sebagian dari mereka bersekolah di sekolah anjal Masjid Terminal Depok. Mereka pun tinggal di Kampung Pengemis Kampung Lio, Depok.
“Tapi kalau orang tuanya Rizky saya enggak tahu dimana, Cuma tinggalnya di Sukabumi,” tuturnya.
Pihak UI sudah seringkali melarang siapapun untuk memancing hingga berenang di tiap danau UI. Kasie Dalops Satpol PP Kota Depok Diki Erwin membenarkan bahwa Rizky merupakan anak jalanan yang biasa mengamen dan kerap terkena razia anjal.
“Iya betul korban tenggelam ini siswa sekolah Master, saya akan coba cari alamatnya,” jelas Diki.
(Carolina Christina)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.