tragedi sukhoi

Banyak Gejolak, Pemerintah Tak Lagi Dipatuhi Rakyat

Carolina Christina - Okezone
Senin, 13 Februari 2012 15:42 wib
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)
Ilustrasi (Foto: Heru Haryono/okezone)

JAKARTA- Aktivis Benteng Demokrasi Rakyat (Bendera) Adian Napitupulu menilai pernyataan soal adanya upaya untuk menggoyang pemerintah di tahun 2012 merupakan pernyataan tak berdasar.

"Pernyataan yang tak berpijak pada fakta," katanya dalam pesan singkat yang diterima okezone, Senin (13/2/2012).

Menurutnya, adanya aksi atau perlawanan rakyat di banyak daerah menunjukan bahwa sesungguhnya negara ini tak memiliki pemerintahan yang diakui, dihormati dan disegani dan juga tak dipatuhi oleh rakyatnya.

"Adanya perlawanan dari rakyat karena rakyat saat ini tak lagi melihat SBY sebagai Presiden RI tetapi melihatnya sebagai manifestasi penjajah," tukasnya kembali.

Adian kemudian mencontohkan ketika rakyat Bima menyerang Lapas dan membebaskan aktivis yang ditangkap, maka yang ada di dalam pemikiran rakyat adalah bukan untuk membebaskan penjahat tetapi membebaskan mereka yang dianggap pahlawan.

Sebelumnya, pengamat Intelijen Wawan H Purwanto mengatakan sejumlah peristiwa bentrok antara warga dengan aparat keamanan, serta kisruh politik yang terjadi belakangan ini diduga sengaja dimainkan pihak-pihak tertentu yang bertujuan menjatuhkan pemerintah.

"Berbagai kasus di Tanah Air memang tidak berjalan dengan sendirinya, tentu ada yang men-setting. Setting-an ini tentu harus kita waspadai karena ada agenda yang ingin menggoyang pemerintah di pertengahan 2012," kata Wawan Minggu 12 Februari lalu.

(crl)

  • herto » 0 Tanggapan
    tindakan anarkis dan kekersan belakangan ini yg terjadi dibeberapa daerah akibat dari kurangnya wibawa pemerintah dan lambannya aparat hukum dalam mengambil sikap permasalahan yg ada didaerah- daerah.
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.