Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

5 Juta Warga Tinggal di Wilayah Rawan Bencana

Bagus Santosa , Jurnalis-Jum'at, 13 April 2012 |07:07 WIB
5 Juta Warga Tinggal di Wilayah Rawan Bencana
Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mentakan sedikitnya lima juta warga Indonesia berada di wilayah yang rentan terhadap bencana gempa dan tsunami.

"Ada lima juta warga yang rawan terkena tsunami," katanya kepada okezone, Jumat (13/4/2012).

Dijelaskan beberapa titik yang dikatakan rawan itu tersebar diantaranya di Barat Sumatera, Selatan Jawa, Selatan Bali hingga Nusa Tenggara, Halmahera, Utara Papua barat, dan utara Sulawesi.

Tsunami di Indonesia, lanjutnya, memiliki tipikal yang unik, yaitu tipikal tsunami lokal. Tipikal tsunami seperti ini, umumnya terjadi hanya di daerah tersebut.

"Umumnya itu dari gempa lokal di daerah tersebut, sehingga waktu tsunami itu terjadi singkat setelah waktu gempa. Karena itu, dengan konidisi seperti itu masyarakat harus melakukan antisipasi," tegasnya.

Untuk antisipasi awal terhadap bencana, tambahnya, pemerintah telah membentuk Badan Penanggulangan Bencana Tingkat Daerah (BPBD) yang tersebar di setiap provinsi. Dengan begitu, warga menjadi tanggap terhadap bencana, terutama tsunami. Dengan begitu, diharapkan dapat meminimalisir korban.

"BNPB daerah terus melakukan sosialiasi, pendidikan, gladiresik sistem peringatan dini, melakukan pendidikan kearifan lokal," jelasnya.

Dijabarkannya, ciri umum kemungkinan terjadi tsunami ada 4. Pertama, jika gempa terjadi berkekuatan 7 SR. Kedua, berkedalaman kurang dari 70 km. Ketiga, pusat gempa berada di lautan, dan terakhir terjadi sesar naik. "Baru ada sirene peringatan," tambahnya.

Masyarakat juga diminta tidak panik jika ada peringatan dini untuk tsunami. "Jika menghadapi gempa maka keluar rumah. Kecuali jika berada di gedung dengan lantai tinggi maka cari tempat aman, misalnya di bawah meja atau di struktur yang kuat seperti tiang-tiang bangunan atau sudut ruangan," jelasnya.

Kalau sudah seperti itu, lanjut Sutopo, maka 5 juta warga yang berada di lokasi rawan tsunami bisa diminimalisir korbannya. "Masyarakat juga sudah belajar dari kejadian gempa Aceh 2004 dan Mentawai 2011," tandasnya.

(Tri Kurniawan)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement