JAKARTA - Wakil Ketua Widyeka Shaba Pusat Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi), Suhadi Sendjaja, mengatakan tetap mendukung Hartati Mudaya sebagai Ketua Umum Walubi meski telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap Bupati Buol.
"Kemarin kan cuma cekal sekarang kalau jadi tersangka kami pikir sama seperti kami pernah membuat pernyataan semua Majelis Budha tetap solid mendukung terlepas sebagai tersangka atau saksi dan kami tetap percaya pada ibu Hartati Murdaya," ungkap Suhadi kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (8/8/2012).
Kata Suhadi, Walubi akan memberi bantuan hukum terhadap Hartati dalam menjalani kasus tersebut.
"Kami memberi dukungan moral pada bu Hartati untuk menghadapi masalah ini. Termasuk memberi bantuan hukum, Walubi sepakat memberi bantuan hukum," jelasnya.
Kata dia, bantuan hukum itu merupakan bentuk tanggung jawab moral Walubi terhadap ketua umumnya. "Ya, dalam artian tentu karena semua kan perlu pendamping hukum. Proses peradilan silakan jalan advokasi mengawal tanggu jawab moral dari kami karena kita jadikan hukum sebagai panglima benar atau salah. Bersalah saja harus kita dampingi," tegasnya.
"Iya, kita kan meletakannya soal moral yang kita tahu bu Hartati maju memimpin Walubi dan rukun dan kepemimpinan itu dirasakan dan semua ini akan menjadi hikmah bagi bu Hartati," imbuhnya.
Suhadi menegaskan meski Hartati telah dijadikan sebagai tersangka, tidak akan melakukan pergartian terhadap Hartati sebagai Ketua Umum Walubi.
"Tidak ada pemikiran seperti itu yang pernah bersuara itu kan orang Walubi kita tetapletakkan praduga tak bersalah dalam konteks kita percaya," tukas dia.
Suhadi sendiri belum melakukan kontak dengan Hartati pasca ditetapkannya sebagai tersangka oleh KPK.
(Susi Fatimah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.