POLHUKAM

PAN: Pemerintah Aktor Utama Pelaku Korupsi

Sabtu, 18 Agustus 2012 00:04 wib
Tegar Arief Fadly - Okezone
Ilustrasi (Okezone) Ilustrasi (Okezone)

JAKARTA - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Viva Yoga Mauladi mengatakan, pemerintah masih bersikap jargonistik dalam upaya menciptakan clean government dan good governance.

Hal itu karena reformasi birokrasi pemerintahan yang dilakukan masih sebatas perubahan struktur dan posisi.

Pernyataan tersebut diungkapkan menanggapi pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam sidang bersama DPR 16 Agustus kemarin dimana Presiden SBY menjelaskan, saat ini masih banyak kasuis korupsi terjadi di lingkungan pemerintah.

"Belum menyentuh kepada perubahan budaya birokrasi pemerintahan yang korup dan masih banyak moral hazzard. Itu terjadi karena kurang adanya keseriusan para pemimpin pemerintahan dalam memberantas korupsi," jelasnya kepada Okezone di Jakarta, Jumat (17/08/2012).

Behkan menurut Yoga, justru pemerintah berperan sebagai pihak yang paling bertanggungjawab terhadap maraknya kasus korupsi. Sebab, kebanyakan kasus korupsi selalu terjadi di lingkungan pemerintah.

Akibatnya, masyarakat menjadi skeptis dan putus asa melihat perilaku pemimpin yang tidak dapat digunakan sebagai teladan yang baik.

"Mereka (pemerintah) menjadi aktor utama pelaku korupsi karena melakukan penyimpangan kekuasaan. Kondisi seperti ini menyebabkan krisis keteladanan yang dapat menjadi panutan masyarakat," tambahnya.

Oleh sebab itu, Presiden SBY sebagai kepala negara harus mampu menunjukan ketegasannya dalam melakukan pemberantasan korupsi.

"Bukan untuk mencampuri atau intervensi terhadap kekuasaan yudikatif, melainkan sebagai political will presiden agar jalannya kekuasaan yudikatif sesuai dengan prinsip keadilan dan demokrasi," pungkasnya. (put)

Berita Selengkapnya Klik di Sini
  • Saiful » 0 Tanggapan
    berarti kegagalan PAN juga karena ketua umum PAN ada di pemerintahan dan juga masuk koalisi
    Beri Tanggapan Laporkan
  • aziz » 0 Tanggapan
    saya sarankan Kalau ingin berhasil pemberantasan korupsi contohlah negara hongkong
    Beri Tanggapan Laporkan
  • A. Zarkasi, S.H., M.Hum (Jambi) » 0 Tanggapan
    Kalau mau jujur tidak dapat dipungkiri bahwa tindakan pelanggaran hukum di Republik tercinta ini, seperti antara lain korupsi, masalah sengketa keagrarian (lahan), kehutanan, pertambangan terutama yang menyangkut izin memang betul semuanya sumber utamanya adalah pemerintah sendiri. Yang terpenting sekarang keinginan yang sungguh-sungguh dari pemerintah sendiri dalam penegakan hukum yang nyata tidak sebatas retorika.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • sugionokaslan » 0 Tanggapan
    Supaya dianggap serius oleh rakyat dalam pemberantasan korupsi, diperbanyak pidato-pidato tentang pemberantasan korupsi yang penting sudah diucapkan, namun kenyataannya malah bertambah marak korupsi di negeri ini sampai ke aparat di dinas-dinas baik provinsi maupun kabupaten/kota. Sayang uang rakyat yang seharusnya diperuntukkan untuk mensejahterakan rakyat banyak, digunakan untuk kepentingan yang kurang bermanfaat yang penting sudah dilaksanakan dan mendapat untung.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Mutamakin » 0 Tanggapan
    ya memang betul, dalam tataran kesimpulan umum ( masyarakat ) bahwa pemerintah menjadi aktor korupsi, karena yg narik uang masyarakat ya pemerintah, yg mengelola uang rakyat ya pemerintah, yg merekayasa anggran juga pemerintah, yg ngakal-ngakali juga pemerintah, sepanjang pejabat itu tidak ada watak yg amanah ya akan begini terus keadaannya.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • EeD » 0 Tanggapan
    Boss sama saja !!! pemerintah maupun politikus sama2 kayak tikus got kalau ada duit tetap rakus. Udah nggak usah tunjuk hidung orang ngaca dulu...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • pan_ojan » 0 Tanggapan
    Jangan banyak bacot deh lo orang pan antek2 sby (suka bohong ya)
    Beri Tanggapan Laporkan
  • didik » 0 Tanggapan
    ya iyalah, pasti pemerintah yg korupsi, dah sangat jelas sekali ngak usah dibahas dah jelas
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.

getting time ...

 
Berita
Terpopuler
Komentar Terbanyak
BACA JUGA »