Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement
Hasil Survei LSI

Rakyat Ragu Kinerja SBY Lebih Baik

Bagus Santosa , Jurnalis-Minggu, 17 Februari 2013 |16:22 WIB
Rakyat Ragu Kinerja SBY Lebih Baik
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
A
A
A

JAKARTA - Keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengambilalih Partai Demokrat membuat masyarakat kecewa dan khawatir sisa waktu kepemimpina SBY sebagai presiden tak berjalan lancar.  
 
"Selain kepercayaan publik terhadap pemerintah yang melemah, harapan terhadap perbaikan bangsa dan pemerintahan mencapai titik yang kritis," kata peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Barkah Pattimahu saat memaparkan hasil survei di kantornya, Rawamangun, Jakarta, Minggu (17/2/2013).
 
Survei LSI ini dilakukan pada 11-14 Februari terhadap 1200 responden dengan margin of error +/- 2,9 persen. Survei menggunakan metode multistage random sampling. Dari hasil survei ini menyatakan tidak yakin akan adaya perubahan menuju Indonesia yang lebih baik.
 
Dia memaparkan, 66,55 persen dari 1.200 responden ragu dan menilai kondisi bangsa tidak akan berubah menjadi lebih baik. 20.34 persennya bahkan percaya bahwa kondisi Indonesia akan lebih buruk.
 
"Hanya 13.10 persen publik yang yakin bahwa kondisi Indonesia akan menjadi lebih baik," kata Barkah.
 
Berdasarkan tingkatan ekonominya, untuk menengah kebawah, 78.79 persen responden khawatir, 12.12 persen tidak khawatir dan 9.09 tidak tahu. Sementara untuk menegah keatas, 62.67 persen responden khawatir, 30.67 persen tidak khawatir dan 6.67 persen tidak tahu.
 
Sementara bila, dilihat dari lokasi tempat tinggalnya, warga yang tinggal di pedesaan sangat khawatir dengan apa yang dilakukan SBY. 68.58 persen tercatat khawatir, 24.34 tidak khawatir dan 7.08 persen tidak menjawab. Untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan, 63.79 persen khawatir, 24.14 persen tidak khawatir dan sisanya tidak menjawab.

(Misbahol Munir)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement