Image

Tak Terbukti Miliki Ineks, WNA Asal Amerika Dilepaskan

ilustrasi dok. okezone

ilustrasi dok. okezone

DENPASAR - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asak Amekerika, Susi Elizabeth Johnston, terpaksa ditahan Polresta Denpasar karena kedapatan memiliki dua butir pil ineks.

 

Namun, Susi terpaksa dilepaskan setelah menjalani pemeriksaan intensif 2x24 jam karena pihak kepolisian tidak bisa membuktikan kepemilikan dua butir pil ineks tersebut.

 

"Polisi dan beberapa orang telah merekayasa untuk menjerat saya sehingga dianggap terlibat kepemilikan dua butir ekstasi," kata Susi kepada wartawan di Denpasar, Sabtu (9/3/2013).

 

Kejadian tersebut berawal ketika dia mengurus izin tinggal di Indonesia setelah dipersoalkan pihak Imigrasi. Wanita yang sudah fasih berbahasa Indonesia itu, kemudian pergi meninggalkan Indonesia pada 5 Maret 2013 lalu menuju Singapura.

 

Meskipun telah menetap di Bali sejak tahun 1995, namun demi menghormati ketentuan hukum di Indonesia, dia berangkat ke Singapura untuk sekedar memperbaharui izin tinggal.

 

Saat dia menuju Bandara Ngurah Rai untuk meninggalkan Indonesia, Susi mengendari mubil diantar petugas imigrasi hingga sampai ke dalam pesawat. Sedangkan mobil dititipkan kepada pengacaranya bernama Wayan Kartika.

 

Namun, saat tiba kembali di Bali, pada hari yang sama dia diberitahu jika kunci mobilnya dititipkan ke petugas jaga Imigrasi. "Ketika saya dalam perjalanan, dicegat banyak polisi yang langsung menangkap saya," ujarnya.

 

Bahkan, Susi mengaku mendapat perlakuan kasar yang langsung menggiring ke tempat tinggalnya di kawasan Canggu Kecamatan Kuta Utara Badung.

 

Dari penggeledahan, polisi tidak menemukan bukti apa-apa kecuali dua butir ekstasi di dekat rem tangan mobil dibungkus kertas koran sehingga dia digiring petugas. Namun, tiga hari menjalani pemeriksaan dengan memintai keterangan beberapa saksi, polisi tidak bisa menbuktikan keterlibatan Susi dalam kepemilikan barang haram itu, sehingga dia dilepaskan.

 

"Saya berharap polisi, bisa membuktikan dan menelusuri siapa yang menaruh barang ke mobil saya," harapnya.

(cns)
Live Streaming
Logo
breaking news x