Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Oknum TNI Keroyok Warga di Jalanan

Aris Wahyu Effendi , Jurnalis-Minggu, 11 Agustus 2013 |20:31 WIB
Oknum TNI Keroyok Warga di Jalanan
ilustrasi
A
A
A

PADANG - Seorang pengemudi mobil babak belur dikeroyok oknum TNI dan warga sipil. Penganiayaan yang terjadi di ruas Jalan Padang-Payakumbuh itu dipicu emosi pengemudi yang tidak sabar menghadapi kemacetan lalu lintas.

Rice Nanda Yulia (31), warga Ulak Karang, Kota Padang, Sumatera Barat, menderita luka di sekujur tubuhnya dan harus dirawat intensif di rumah sakit.

Dia bercerita, kejadian bermula saat dia terjebak macet di Jalan Simpang Canduang, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Minggu (11/8/2013). Menurut dia, saat bersamaan ada mobil dari arah berlawanan melintas dengan ugal-ugalan.

Mobil Toyota Avanza yang ditumpangi enam orang, dua di antaranya oknum TNI, tiba-tiba masuk ke jalan sebelah kanan dan nyaris menabrak mobilnya.

Diduga, pengendara mobil itu tidak terima ditegur korban lalu berbalik arah mengejar korban hingga Simpang Lundang. Enam orang yang ada di mobil Toyota Avanza turun dan memaksa korban keluar dari mobilnya. Korban kemudian dikeroyok.

"Dia marah-marah katanya mau nabrak mobil saya, saya marahin lagi. Sampai di Simpang Lundang berhenti karena macet lagi, saya turun mereka rupanya balik mengejar saya, orang di mobil itu langsung mukul saya," kata Nanda.

Dia mengalami luka parah di kepala, hidung sobek, mata lebam dan beberapa bagian tubuhnya memar.

Sementara itu, Komandan SUb Den POM Bukit Tinggi, Kapten Ali Yohanes membenarkan adanya keterlibatan anggota TNI dalam penganiayaan itu. Saat ini, petugas sedang melakukan pemeriksaan terhadap dua oknum TNI.

Sedangkan empat warga sipil sedang diperiksa di Mapolres Bukit Tinggi. Mobil korban juga sudah diamankan sebagai barang bukti.

(Tri Kurniawan)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement