BENGKULU - Ratusan pegawai, perawat, dan karyawan Rumah Sakit Ketergantungan Obat dan Jiwa (RSKJ) Soeprapto, Bengkulu, menggelar aksi demonstrasi. Akibatnya, pelayanan di RSKJ sempat lumpuh selama satu jam.
Dalam aksi tersebut, ratusan pendemo menuntut pencairan dana insentif dan tunjangan risiko 2015 yang sama sekali belum dibayarkan pihak manajemen RSKJ Bengkulu.
Para pendemo sempat membawa beberapa spanduk tulisan yang ingin mereka sampaikan ke pihak manajemen. Setelah beberapa menit menggelar demo, massa akhirnya diterima pihak manajemen RSKJ guna didengar aspirasinya.
Hasilnya, untuk tunjangan risiko 2015 yang tidak dianggarkan akan diusulkan kembali pada 2016. Sementara untuk insentif perawat, pegawai, apoteker, dan karyawan lainnya akan dibagikan pihak manajemen. Penyalurannya akan sesuai aturan dan ketetapan yang berlaku.