JAKARTA - Anggota DPR RI Adian Napitupulu mendapat cibiran atas "kicauannya" seputar kegiatan Ketua DPR Setya Novanto di Amerika Serikat. Politikus asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu dianggap kurang memahami fungsi dan tugas seorang anggota DPR.
Menurut pakar dari Universitas Parahyangan Bandung, Jawa Barat itu, DPR memiliki fungsi legislasi, budgeting, pengawasan, pengisian jabatan tertentu dan hubungan internasional yang berdasarkan representasi dan diplomasi. Sehingga dalam menjalankan tugasnya tidak dibatasi untuk bertemu anggota parlemen saja, tapi boleh bertemu dengan eksekutif, pengusaha atau pun kelompok masyarakat lainnya.
“Lucu jika ada anggota DPR mengatakan bahwa fungsi DPR hanya legislasi, budgeting atau anggaran dan pengawasan saja. Anggota seperti ini jelas tidak memahami fungsi dan tugasnya. DPR itu punya fungsi selain legislasi, anggaran dan pengawasan juga pengisian jabatan tertentu dan hubungan internasional yang berdasarkan representasi dan diplomasi,” kata Asep, Minggu (13/9/2015).
Asep menegaskan, jika DPR dalam melaksanakan tugas diplomasinya mengundang investor datang ke Indonesia dan bertemu dengan mereka itu sah saja. Lagi pula presiden juga mengimbau hal tersebut bahkan memerintahkan para duta besar untuk bertemu para pengusaha ditempat mereka bertugas guna menarik investor sebanyak-banyaknya ke Tanah Air.