Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Teror Paris, DPR: Indonesia Tak Perlu Panik

Qur'anul Hidayat , Jurnalis-Senin, 16 November 2015 |14:30 WIB
Teror Paris, DPR: Indonesia Tak Perlu Panik
Ketua Komisi I DPR Mahfud Sidiq (foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Ketua Komisi I DPR RI Mahfudz Sidik menganggap Indonesia tidak perlu panik setelah aksi rangkaian penembakan dan pengeboman di Paris, Prancis. Menurutnya, Indonesia bukanlah sasaran utama aksi teror yang diduga kuat dilakukan kelompok militan ISIS itu.

"Indonesia tidak perlu terlalu panik, karena kalau kita lihat, Indonesia bukan jadi sasaran utama," ungkap Mahfudz di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (16/11/2015).

Mahfudz mengatakan, paham radikal memang ada di Indonesia, namun belum sampai pada terbentuknya jaringan ISIS. Namun, Badan Intelijen Negara (BIN) diminta untuk mendeteksi sejak awal potensi berkembangnya kelompok radikal.

"Sebenarnya (ISIS) belum eksis di Indonesia, tapi tugas pemerintah melalui intelijen, polisi, dan BNPT agar mencegah agar tidak berkembang jadi sel aktif untuk digunakan ISIS," ungkap Mahfudz.

Hal yang lebih penting adalah pemerintah harus memahami situasi konflik di Timur Tengah yang tak sepenuhnya masalah ISIS. Konflik di Timur Tengah juga disebabkan banyak faktor dan aktor.

"Harus dipahami bahwa banyak faktor di konflik Timteng yang itu justru lebih harus diwaspadai, misalnya konflik Sunni-Syiah dan ISIS merupakan instrumen yang dipakai untuk ciptakan konflik," tukasnya.

(Fiddy Anggriawan )

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement