Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Berikan Amnesti Din Minimi, Presiden Akan Terima Risiko

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Sabtu, 02 Januari 2016 |06:01 WIB
Berikan Amnesti Din Minimi, Presiden Akan Terima Risiko
Presiden Joko Widodo (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Meski rencana pemberian Amnesti kepada Kelompok Din Minimi sudah dipikirkan serta mendapatkan masukan dari berbagai pihak, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap harus memperhitungkan risiko pemberian ampunan itu.

"Hanya saja harus diingat, bagaimana dampak dari Amnesti tersebut terhadap embrio gerakan-gerakan semacam di Aceh," kata Pengamat intelijen dan militer, Susaningtyas Kertopati (Nuning) kepada Okezone, Sabtu (2/1/2015).

Setidaknya jika Amnesti tersebut bisa membawa ke arah lebih baik, kata dia, maka gerakan-gerakan hal serupa yang ada di wilayah Indonesia akan berkurang, namun jika keputusan Amnesti itu malah tidak sesuai dengan harapan. Gangguan keamanan akan tetap terjadi.

"Setidaknya dapat meminimalkan gerakan-gerakan semacam Din Dimini tersebut. Namun jika keputusan Amnesti itu malah berbuntut kurang baik, maka resiko gerakan semacam yang masih ada justru semakin mencari cara lakukan gangguan keamanan yang belum terdeteksi dini oleh pihak intelijen," tutupnya.

Sebagaimana diketahui. Presiden Jokowi telah memberikan pengampunan kepada kelompok Din Minimi setelah menyerahkan diri kepada pemerintah. Jokowi mengaku, dalam proses pemberian Amnesti tersebut sudah berjalan lama, bahka pemerintah menawarkan untuk membangun negara bersama.

(Muhammad Saifullah )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement