Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Reaksi Menhan soal Kapal Selam AS Melintas di Perbatasan

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Sabtu, 06 Februari 2016 |14:57 WIB
Ini Reaksi Menhan soal Kapal Selam AS Melintas di Perbatasan
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

SOLO - Kapal selam milik Amerika Serikat UUS Tucson yang dikawal Kapal Perang RSS Stalwart mendekati perbatasan Indonesia di Selat Malaka, Rabu 3 Februari 2016. Kapal selam yang membawa rudal hulu nuklir itu, langsung dikawal oleh Heli Bolcow milik TNI AL agar tak masuk perairan Indonesia.

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengapresiasi TNI AL yang sudah bisa mendeteksi keberadaan kapal selam milik Negara Adidaya tersebut.

Hanya saja, kapal selam itu tak seluruhnya berada di laut terotorial Indonesia. Namun berada di perbatasan antara Indonesia dan Singapura. Maka penanganannya tidak seluruhnya dilakukan oleh Pemerintah Indonesia.

"Itukan daerah perbatasan dengan Singapura. Kami tidak bisa sendirian menanganinya. Makanya kami berkoordinasilah dengan pemerintah Singapura," ujar Menhan saat meresmikan Institut Kepemimpinan Pancasila, di Solo, Jawa Tengah, Sabtu (6/2/2016).

Alasan Indonesia tidak melayangkan nota protes kepada Amerika saat kapal selam yang mengangkut nuklir tersebut melintas, dikarenakan Amerika tidak memiliki tujuan untuk masuk perairan Indonesia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement