Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ngotot Lanjutkan Reklamasi, Walhi Anggap Ahok Tak Konsisten

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 01 Juni 2016 |06:21 WIB
<i>Ngotot</i> Lanjutkan Reklamasi, Walhi Anggap Ahok Tak Konsisten
Ilustrasi (Dok. Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hiduo Indonesia (Walhi) Yaya Nur Hidayat mengatakan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak konsisten jika tetap ngotot melanjutkan proyek reklamasi.

Hal tersebut diungkapkan Yaya menyusul adanya putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan para nelayan atas permohonannya untuk membatalkan proyek reklamasi terhadap pulau G yang berada di Utara Jakarta.

"Kalau Ahok keukeuh itu contoh sangat buruk bagi pejabat publik, karena kalau kita hidup bernegara ini kan ada tiang demokrasi, ada eksekutif, ada legislatif, ada juga yudikatif, yang masing-masing tidak ada yang lebih tinggi dari yang lain, kalau yang lain membangkang misal eksekutif dengan yudikatif ya kita mau jadi negara apa," ujar Yaya saat dihubungi Okezone, Selasa 31 Mei 2016 malam.

Menurut Yaya, apapun keputusan pengadilan yang telah ditetapkan wajib bagi setiap negara mematuhinya, oleh karenanya apabila Ahok tetap melanjutkan proyek reklamasi tersebut maka Ahok tidak sesuai dengan ideologi Indonesia yang bersifat demokrasi.

"Kalau sebagai negara hukum kedudukan warga negara di muka hukum itu sama, siapapun dia, dia Ahok atau Jokowi, sama kedudukan di muka hukum, harus dipatuhi, kalau pimpinan atau pejabat negara mencontohkan yang tidak bagus seperti melanggar demokrasi," jelasnya.

"Padahal di satu sisi Gubernur DKI mau dicitrakan sebagai orang yang bersih, anti korupsi kan ya, nah kalo dari tindakannya ini kan berarti tidak ada konsistensi di sana," tukasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement