Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Nikah Seminggu Tanpa Restu, Perempuan Pakistan Dibakar Hidup-Hidup

Silviana Dharma , Jurnalis-Rabu, 08 Juni 2016 |19:46 WIB
Nikah Seminggu Tanpa Restu, Perempuan Pakistan Dibakar Hidup-Hidup
Hassan dan istrinya, Zeenat Rafiq (17). (Foto: Pakistan Daily)
A
A
A

LAHORE – Untuk kesekian kalinya, pernikahan tanpa restu di Pakistan berakhir tragis. Pengantin wanita yang baru saja mengecap manisnya bulan madu selama seminggu, dibakar oleh ibu dan saudara laki-lakinya sendiri.

Pada mulanya, keluarga si perempuan meminta dia segera pulang dan berjanji akan menikahkannya dengan pria pilihannya itu sesuai adat dan istiadat. Namun pada Selasa 7 Juni 2016 hari itu, dia malah digiring ke dekat Pabrik di kawasan kepolisian dan dibakar hidup-hidup.

Korban, Zeenat Rafiq (17), lantas menderita luka bakar hebat. Ia lalu dilarikan ke rumah sakit di Ibu Kota Pakistan. Namun pada Rabu (8/6/2016), istri dari Hassan itu dilaporkan meninggal dunia di RS Lahore.

Diwartakan Daily Pakistan, Rabu (8/6/2016), ibunya, Parveen Rafiq menjadi tersangka utama dalam kasus ini. Polisi menyelidiki kasus ini sebagai kasus pembunuhan demi mempertahankan kehormatan dan nama baik keluarga.

Ratusan perempuan di Pakistan dibakar hidup-hidup setiap tahunnya. Beberapa murni merupakan kasus kekerasan yang tak berperikemanusiaan, sementara sisanya dilakukan dengan dalil mempertahankan kehormatan keluarga.

Sementara berdasarkan data yang dirilis Yayasan Aurat, lebih dari 3.000 perempuan tewas dengan cara serupa pada 2008. Yayasan Aurat merupakan lembaga sosial yang memperjuangkan kesejahteraan hidup kaum hawa di Pakistan, yang dikelilingi masyarakat berpaham konservatif dan patriarkat.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement