Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wikileaks: Putra Mahkota Uni Emirat Arab Minta AS Bom Media Al Jazeera

Emirald Julio , Jurnalis-Jum'at, 30 Juni 2017 |13:33 WIB
Wikileaks: Putra Mahkota Uni Emirat Arab Minta AS Bom Media Al Jazeera
Foto Putra Mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayid (Foto: Reuters/Russia Today)
A
A
A

KABUL – Putra mahkota Uni Emirat Arab, Sheikh Mohammed bin Zayid, disebut meminta Amerika Serikat (AS) untuk membom kantor media Al Jazeera pada momentum invasi Negeri Paman Sam ke Irak dan Afghanistan. Permintaan itu tertulis di kawat diplomatik yang dirilis oleh Wikileaks.

Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (30/6/2017), pada dokumen tersebut sang putra mahkota yang menggunakan inisial MBZ (Mohammed bin Zayid) berdialog dengan diplomat AS bernama Richard Haas. Putra Mahkota Uni Emirat Arab tersebut meminta AS untuk mengontrol pemberitaan media terkait invasi Negeri Paman Sam ke Irak dan Afghanistan.

Pada kawat diplomatik yang bocor tersebut, Putra Mahkota Uni Emirat Arab juga membahas adanya pertemuan antara Emir Qatar, Hamad al-Thani dengan ayah MBZ, Sheikh Zayed bin Sultan.

“Hamad mengeluhkan laporan yang ia terima bahwa MBZ telah meminta Jenderal Frank (kepala Komando Pusat AS pada saat itu) untuk membom Al Jazeera. Menurut MBZ, Zayid menanggapinya dengan, ‘Apakah Anda menyalahkannya?” bunyi salah satu kalimat pada kabel diplomatik yang bocor tersebut.

Al Jazeera disebut pernah menuding AS menargetkan kantor-kantor cabangnya yang berada di wilayah konflik. Pada November 2001, kantor Al Jazeera di Kabul dihancurkan oleh pesawat bomber AS walau media yang bermarkas di Qatar itu memberi tahu lokasi kantor mereka di Afghanistan. Serangan ini tidak menyebabkan jatuhnya korban.

Serangan yang serupa terjadi pada April 2003. Tepatnya ketika rudal AS menghantam kantor Al Jazeera di Baghdad dan menyebabkan satu orang tewas.

(Emirald Julio)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement