NEWS » Topik

  • PPP Tak Bidik Non-Muslim

    Rabu, - 03:30 wib
    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan konsisten sebagai partai yang berasaskan Islam. Karena itu, PPP kurang tertarik untuk mengakomodasi calon legislatif (caleg) dari non-muslim pada Pemilu 2009 mendatang.
  • Incar Pelajar, PPP Akan Dirikan Sayap Baru

    Kamis, - 21:58 wib
    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terus berbenah menghadapi Pemilu 2009. Dalam waktu dekat, partai berlambang kakbah ini kembali akan mendirikan organisasi sayap baru.
  • Partai Baru Ancaman PPP

    Kamis, - 11:48 wib
    Munculnya partai-partai politik baru dengan visi dan misi yang lebih segar bisa membuat partai lama tertinggal oleh kostituennya. PPP mengakui, munculnya partai-partai tersebut menjadi ancaman partai berlambang ka'bah itu.
  • PPP Bertekad Hijaukan Jakarta

    Minggu, - 20:26 wib
    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertekad menghijaukan kembali Jakarta yang mulai meredup. Tekad tersebut akan direalisasikan melalui gerakan "Rebut Jakarta" bersama kalangan ulama dan habaib.
  • PPP Prioritaskan Olahragawan & Artis Ketimbang NU

    Rabu, - 14:30 wib
    Ketua Umum PPP Suryadharma Ali mengaku tengah menggalakkan perekrutan terhadap akademisi, olahragawan, dan artis, ketimbang unsur dari NU ataupun lainnya.
  • PPP Pertajam Materi Orientasi Kader

    Selasa, - 07:58 wib
    Partai Persatuan Pembangunan (PPP) akan mempertajam materi orientasi kader nasional untuk calon legislatif (caleg). Sehingga, pelaksanaan orientasi kader nasional selanjutnya bisa lebih baik.
  • PPP Dekati Tokoh Perempuan

    Rabu, - 20:06 wib
    PPP mendekati sejumlah tokoh dan aktivis perempuan untuk bergabung ke partai berlambang kakbah itu. Langkah ini sebagai wujud keseriusan PPP memperjuangkan kuota 30% keterwakilan perempuan dalam politik.
  • Parpol Islam Rekrut Kalangan Sekuler, Wajar!

    Senin, - 12:21 wib
    Menghadapi pemilu 2009, parpol mulai atur strategi untuk mendapat dukungan seluas-luasnya. Partai Islam pun melebarkan sayap untuk menggarap konstituen dari kalangan sekuler.
KOMENTAR TERBANYAK »