BANDUNG - Kejadian unik terjadi di Gedung Sate atau Kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat. Puluhan orang berpakaian layaknya turis dan menggunakan bus pariwisata mewah mendatangi masuk ke halaman Gedung Sate.
Sejumlah keamanan dalam (Kamdal) Gedung Sate yang tengah berjaga tak curiga dan mempersilahkan bus pariwisata tersebut masuk ke dalam. Rombongan diketahui warga dari perumahan elit Kota Wisata, Cileungsi, Bogor.
Ketika turun dari bus, mereka langsung bergerombol menuju pintu masuk Gedung Sate. Namun bukannya berfoto, mereka malah membentangkan dua buah spanduk ukuran besar yang isinya penolakan pembangunan jalan tol Cimanggis-Cibitung yang rencananya akan melintasi komplek tersebut.
"Kedatangan kami kemari untuk menyampaikan aspirasi yaitu menolak rencana pembangunan jalan tol yang kabarnya melewati komplek kami. Kami tidak ingin jalan tol melewati rumah kami," ujar seorang demonstran, Arief Setiawan kepada wartawan (4/12/2007).
Sejumlah aparat keamanan yang bertugas menjaga Gedung Sate terkaget-kaget melihat kejadian ini. Pasalnya, mereka tidak pernah menduga bahwa yang datang itu demonstran.
"Kami kecolongan. Kami tidak menduga bahwa mereka akan berdemo disini. Saya kira mereka wisatawan, eh ternyata demonstran," ujar seorang petugas keamanan Gedung Sate.
Beruntung aksi tersebut berjalan tertib. Aparat kepolisian langsung mengarahkan para demonstran ke Kantor DPRD Jabar yang tempatnya masih satu komplek dengan Gedung Sate.
(Fetra Hariandja)