Diculik Semalam, Aidil Akhirnya Dibebaskan di Semarang

Saladin Ayyubi, Jurnalis
Kamis 07 Februari 2008 10:59 WIB
Share :


PURBALINGGA - Aidil Muhammad Fiqar (9), siswa Sekolah Dasar Negeri Padamara I, Purbalingga, Jawa Tengah yang menjadi korban penculikan, akhirnya dibebaskan di semarang. Korban yang diculik selama sehari semalam ini, sekira pukul 11.00 WIB telah kembali ke pangkuan kedua orang tuanya.
 
Setelah menempuh perjalanan hampir selama lima jam dari Semarang, Aidil Muhammad Fiqar akhirnya tiba di Purbalingga. Korban yang dijemput oleh Junjung, ayahnya, langsung menuju Mapolsek Padamara. Saat turun dari mobil, korban terlihat lelah. Bahkan, siswa kelas tiga ini terlihat bingung karena selama diperjalanan korban tertidur.

Menurut pengakuan korban, selama diculik oleh pelaku yang diketahui bernama Hadi Sutrayo, dirinya diperlakukan secara baik. Bahkan, korban sempat dibelikan baju dan diberi uang. Meski demikian, korban mengaku takut dan bingung saat dibawa dengan mobil menuju semarang.

"Saya sempat dibelikan baju dan diajak jalan-jalan sama om, tapi saya tetap takut dan bingung", ujar aidil dengan nada masih kelelahan, Kamis (7/2/2008).

Sementara itu, menurut Junjung, ayah Aidil, dirinya telah mengenal baik dengan tersangka. Bahkan, tersangka pernah melakukan hubungan bisnis dengan pemilik tempat wisata akuarium air tawar raksasa, Pancuran Mas ini. Namun, hal ini telah berakhir sekitar setahun lalu.

"Saya sempat kenal dengan pelaku. Bahkan, pernah menjadi teman bisnis setahun lalu dengan tersangka. Namun hubungan itu sudah lama berakhir," ujar  Junjung.

Mendapati ciri-ciri tersangka, polisi langsung melakukan penangkapan terhadap Hadi Sutaryo. Penangkapan tersebut dilakukan aparat gabungan dari Polda Jawa Tengah, Poltabes Semarang, Polwil Banyumas, dan Polres Purbalingga. Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penculikan adalah tersangka butuh uang untuk membayar hutang.
 
Penangkapan tersangka sendiri berlangsung sangat alot. Bahkan tersangka yang sudah dikepung sempat melakukan perlawanan.

"Tersangka sempat menabrakkan mobil ke mobil anak buah saya ketika kita kepung. Namun pelaku akhirnya meninggalkan korban di suatu tempat dan beberapa saat kemudian (pelaku) menyerahkan diri," jelas AKP Budi Siswanto, Kapolres Purbalingga.

Kini Aparat masih terus mengembangkan pemeriksaan kasus penculikan ini. Sementara itu, pihak aparat sendiri akan memperketat penjagaan terhadap sekolah-sekolah yang selama ini menjadi incaran penculikan.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya