BADUNG-Perayaan Nyepi umat Hindu di Badung, Bali terganggu oleh aksi penebang pohon kelapa. Sang pelaku, dengan berjalan kaki menebangi pohon-pohon kelapa di pinggir jalan dan mengambil kelapa kecil dan disebar di jalan.
Aksi nekad ini terjadi sekira pukul 15.00 WIB, Jumat (7/3/2008). Warga Banjar Pacung, Desa Selat, Badung, Bali dibuat tidak tenang dengan ulah penebang pohon kelapa setinggi 2 meter ini.
Menurut Kepala Desa Selat, Asta Grana, pelaku diduga lebih dari satu orang dengan berjalan kaki sambil menebangi pohon kepala setinggi 2 meter. Setelah itu, pelaku mengambil buahnya yang kecil-kecil, kemudian disebar di jalan. Selain itu, pohon jepun yang ad adi sepanjang pinggir jalan dirusak.
Asta Grana mengaku sudah mengetahui pelaku, Â namun tidak mau menuduh. Warga Desa Selat juga tidak terprovokasi oleh ulah tersebut. "Kasus ini sudah ditangani polisi," katanya.
Kapolres Badung, AKBP Akhmad Subarkah membenarkan kejadian tersebut. "Karena hari raya Nyepi, laporan secara lisan sudah diterima. Tapi penyelidikan dan laporan tertulis mungkin dilakukan besok," tambahnya.