JAKARTA - Meski adanya upaya ke arah pemakzulan dari fraksi-fraksi di Pansus Hak Angket Century, namun partai-partai koalisi masih memberi kesempatan kepada SBY-Boediono untuk melanjutkan roda pemerintahan hingga 2014 mendatang.
Ketum Partai Golkar Aburizal Bakrie pada sambutannya di Diklat Nasional I HIPMI di Gedung Lemhanas menegaskan, Partai Golkar mendukung penuh upaya pembangunan, oleh sebab itu seluruh kader tidak boleh menggagalkan atau menjatuhkan pemerintahan SBY-Boediono .
Menurut Ical,upaya kearah pemakzulan sangat berbahaya dan imbasnya secara langsung kepada tingkat kesejahteraan masyarakat.
"Jika pemerintah digagalkan, imbasnya rakyat makin miskin dan pengangguran makin bertambah," ujar Ical, Kamis (11/2/2010).
Sebagai ketua umum Partai Golkar, dirinya telah mengumpulkan seluruh gubernur, menteri, ketua-ketua fraksi termasuk Badan Anggaran DPR yang berasal dari Golkar yang pada intinya mendukung penuh upaya pemerintah membangun infrastruktur.
Ical mencontohkan,dirinya telah memerintahkan kepada Menkokesra Agung Laksono agar mengajukan anggaran sebesar Rp1,28 triliun dalam upaya membangun sarana infrastruktur olahraga di Palembang, Sumatera Selatan sebagi tuan rumah Sea Games 2011 mendatang.
"Tentunya kontingen Indonesia harus menjadi juara umum. Hal itu tidak mungkin dilakukan tanpa ada biaya," kata Ical.
Aburizal menambahkan, untuk menjadi pemimpin di era demokrasi memang jauh lebih sulit. Seorang pemimpin harus bisa meyakinkan publik yang terdiri dari berbagai suku, agama maupun golongan.
"Di alam demokrasi demonstrasi akan selalu ada,orang berdebat itu biasa,oleh karena itu pemerintah harus mengerti kemauan rakyatnya," pungkas Ical.
(Fitra Iskandar)