Ditanya Soal Cek Suap, Panda Malah Sindir Wartawan

Ferdinan, Jurnalis
Kamis 18 Maret 2010 12:28 WIB
Panda Nababan (Foto: Koran SI)
Share :

JAKARTA - Politisi PDIP Panda Nababan masih enggan memberi keterangan, seputar kasus dugaan penerimaan cek suap seusai pemilihan deputi senior gubernur Bank Indonesia pada 2004 silam.  
Sembari menangkis cecaran pertanyaan wartawan, Panda malah berkelakar. “Kalian lagi enggak ada berita ya, nanya itu terus,” ujarnya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (18/3/2010).
 
Dia mengatakan, dirinya akan membeberkan semua hal terkait kasus tersebut di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).
 
“Nanti saya akan cerita di pengadilan. Sekarang saya tidak mau komentar dulu,” sambungnya.
 
Ketika ditanya soal kemungkinan kasus cek suap akan berdampak pada Kongres PDIP di Bali, April mendatang, mantan wartawan ini membantah.
 
“Tidak ada kaitan itu dengan Kongres,” pungkasnya.
 
Pada sidang salah satu terdakwa kasus ini, Dudhie Makmun Murod, Jaksa Penuntut Umum Muhammad Roem mengatakan, terdakwa Dudhie mendapat perintah dari Panda Nababan untuk mengambil titipan dari Nunun Nurbaetie di Ahmad Hakim Safari MJ alias Arie Malang Judo.
 
Roem menambahkan, terdakwa selanjutnya menghubungi Ahmad Hakim melalui telepon dan mengatakan akan mengambil titipan dengan kode merah di tempat yang telah disepakati, yang mana Ahmad telah diminta Nunun untuk menyerahkan amplop berisi cek perjalanan BII.
 
Setelah menerima travel cek senilai Rp9,8 miliar, kemudian Dudhie melaporkan hal ini pada Panda dan oleh Panda disarankan dibagikan kepada anggota Komisi IX.
 
Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP Tjahjo Kumolo, telah mengerahkan anggota Fraksi PDIP di DPR untuk berkonsentrasi dan mendukung Miranda S Goeltom pada pemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia pada 2004.
 
Panda pun ditunjuk sebagai koordinator pemenangan Miranda S Goeltom sebagai Deputi Senior Gubernur BI.

(Lusi Catur Mahgriefie)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya