Pencurian Meluas, Pelaku Rusak Makam di 3 TPU

Abdul Rouf, Jurnalis
Senin 14 Februari 2011 08:49 WIB
Ilustrsai makam (scrapbookpages)
Share :

SIDOARJO - Pencurian jasad bayi berkeliaran di Kecamatan Sedati, Sidoarjo, Jawa Timur. Terbaru, lima makam bayi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Semampir, Kecamatan Sedati, dibongkar dan jasadnya dicuri. Hingga kini sudah 24 makam bayi yang dirusak pelaku.

Sebelumnya, pencurian jasad bayi juga terjadi di pemakaman Dusun Bonosari dan Dusun Alas Tipis, Desa Pabean.

Sebenarnya, pencurian mayat bayi di TPU Desa Semampir, diketahui Kamis 10 Februari saat warga berziarah. Mereka melihat ada makam bayi yang baru saja dibongkar. Bekas galian masih berserakan di sekitar makam. Namun, baru menjadi pembicaraan setelah mendengar kabar itu dari mulut ke mulut.

“Ada salah satu peziarah yang melihat makam bayi dibongkar. Setelah dilihat ternyata ada sekitar lima makam bayi yang habis digali,” ujar warga yang enggan disebut namanya, kemarin.

Informasi yang diperoleh, salah satu makam yang dibongkar adalah makam Alm Hedianto, balita yang meninggal dunia setahun lalu. Temuan itu akhirnya menyebar dan menjadi pembicaraan warga. Apalagi, hampir 3 pekan pencurian jasad sudah menjadi pembicaraan warga Sedati karena sudah terjadi di pemakaman Dusun Bonosari dan Alas Tipis, Desa Pabean.

Terkait pencurian jasad bayi yang terjadi di TPU Desa Semampir, Kapolsek Sedati AKP Dodon Priyambodo didampingi Kanit Reskrim Aiptu M Qodir mengaku mendengar informasi tersebut. “Memang ada informasi pembongkaran lima makam bayi di Desa Semampir,” ujar AKP Dodon.

Dia berharap warga segera memberikan keterangan sehingga pihaknya bisa segera bertindak. Seperti kejadian serupa di makam Dusun Bonosari dan Alas Tipis, setelah menerima laporan dari masyarakat pihaknya juga langsung bertindak.

Menurut Dodon, pencurian jasad bayi, baik di TPU Desa Semampir maupun di Bonosari dan Alas Tipis, diketahui pada Kamis, 10 Febrauari. Pasalnya, Kamis sore banyak warga yang berziarah ke makam keluarga yang sudah meninggal dunia.

“Bisa jadi, pencurian jasad bayi itu berlangsung jauh hari sebelumnya dan baru diketahui saat ada peziarah yang datang ke makam,” ucapnya.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya