GAZA CITY - Militer Israel mengirim jet tempurnya untuk menghantam roket mereka ke wilayah Perbatasan Gaza. Dua orang ditemukan tewas usai serangan tersebut.
Pihak keamanan Palestina menemukan jasad kedua korban serangan itu menjelang Subuh hari ini. Keduanya ditemukan dalam keadaan masih terbalut seragam sebuah kelompok militan di Gaza.
Tetapi, dapat dipastikan kedua orang tewas itu bukanlah anggota Hamas. Pihak Israel pun mengakui melancarkan serangan yang menewaskan kedua warga tersebut. Demikian diberitakan Associated Press, Senin (31/10/2011).
Israel menilai keduanya terlibat dalam aksi serangan roket yang diarahkan dari Gaza ke arah wilayah Israel. Tetapi saat diselidiki, ternyata kedua korban tidak memiliki senjata apapun termasuk peluncur roket.
Aksi baku tembak antara Israel dan pejuang Gaza masih terus berkembang selama akhir pekan. Pada pertempuran sebelumnya, 10 orang warga gaza dan seorang warga Israel dilaporkan tewas.
Upaya untuk menghentikan serangan dari kedua belah pihak ini, sudah dimediasi oleh Mesir. Memang, Mesir memang sudah lama menjadi penengah dari kedua belah pihak tetapi tanpa berbicara langsung kepada keduanya.
Seorang anggota militer Mesir mengaku, pihak sudah menyampaikan kesediaan Israel untuk menghentikan operasi militer di Gaza. Kini semuanya tergantung dari pihak Palestina.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya sudah memberikan peringatan bahwa Israel akan meningkatkan serangannya bila memang diperlukan. Tetapi untuk saat ini, Israel menahan diri untuk mencegah terjadinya kekerasan berlanjut.
(Fajar Nugraha)