Polri Cek Aksi Pembantaian di Mesuji yang Terekam Kamera

Ray Jordan, Jurnalis
Rabu 14 Desember 2011 21:08 WIB
Kabareskrim Komjen Sutarman
Share :

JAKARTA - Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, terkait dengan kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Mesuji, Lampung, saat ini pihak Mabes Polri sedang melakukan pemeriksaan dan penelusuran terkait dengan rekaman pembantaian tersebut.

"Kita cek dulu. Tadi kan Kapolda (Lampung) sudah menjelaskan di media. Gambar itu dari mana, kita telusuri dulu," ujar Sutarman di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (14/12/2011) malam.

Sutarman menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan masuk ke Bareskrim terkait dengan peristiwa pelanggaran HAM tersebut.

"Enggak ada (laporan masuk). Gambar-gambar itu dikirim ke saya memang pernah. Peristiwa itu kan Kapolda yang jelaskan. Kalau peristiwanya tidak ada yang dilaporkan," ungkapnya.

Pihaknya juga belum mendapatkan laporan soal aksi pemenggalan yang sempat terekam dalam video.

"Pemenggalan enggak ada (laporan). Makanya kita cari dari mana sumbernya. Kalau kita bicara logika masa iya sih orang sadis seperti itu. Tim akan kita kirim ke Mesuji dan lakukan pengecekan video tersebut," kata mantan Kapolda Metro ini.

Sutarman juga mengatakan tidak akan mengungkap identitas yang memberikan informasi dan video tersebut.

"Yang kasih gambar ya pelapor. Kalau pemberi informasi saya sebut namanya, kan nanti enggak mau kasi informasi lagi," katanya.

Seperti diketahui, hari ini Komisi III DPR RI menerima laporan dari masyarakat petani korban pembantaian di Kabupaten Mesuji, Propinsi Lampung. Warga tersebut mengaku anggota keluarga mereka dibantai dengan sadis oleh aparat kemananan.

Tidak hanya memberikan pernyataan secara lisan, para warga tersebut juga memperlihatkan rekaman video yang diambil oleh saksi di lokasi pembantaian. Dalam video tersebut, terlihat orang yang diduga sebagai aparat keamanan setempat memenggal leher korban dan menggantungkan kepalanya di tiang listrik.

(Rizka Diputra)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya