BANGLI- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bangli, Bali, mengakibatkan longsor di sejumlah desa bahkan empat orang dilaporkan terkubur longsoran tanah.
Hingga pagi ini, pencarian keempat korban terus dilakukan dengan pengerahan alat berat dan tim SAR gabungan.
"Sampai pukul 05.00 Wita tadi, petugas belum menemukan empat orang warga yang dilaporkan terkubur longsor," ujar Kepala UPT Pusdalops Provisnsi Bali I Gde Serataberana saat dihubungi okezone, Rabu (14/3/2012).
Serataberana mengatakan, longsor terjadi pada Selasa malam kemarin saat wilayah berhawa dingin itu diguyur hujan deras sekira pukul 20.15 Wita.
Longsor pertama terjadi di Bukit Penulisan, sehingga menutup askes jalan utama Kintamani (Bangli)-Singaraja. Kondisi itu mengakibatkan kemacetan panjang,
Informasi terakhir menyebutkan, terjadi longsor terjadi di enam titik di bawah Pura Bukit Penulisan disertai pohon tumbang. Petugas diterjunkan dengan satu unit buldoser, gergaji mesin, dan peralatan lainnya.
Setelah tim SAR dan warga bekerja keras akhirnya bisa menangani enam titik longsor di sepanjang Jalan Utama Kintamani-Singaraja bergerak dari barat menuju ke timur.
"Kondisi jalan saat ini perlahan-lahan sudah mulai bisa dilewati," imbuhnya.
Sementara informasi warga pada pukul 23.45 Wita, longsor juga menerjang di Desa Belambingan, Br Belambingan yang menyebabkan korban hilang empat orang.
Sampai saat ini, kondisi empat korban belum diketahui karena akses jalan menuju ke Desa Belandingan belum bisa dilewati dan masih dalam tahap pembersihan.
"Tim SAR masih berupaya melakukan pencarian untuk menemukan empat warga yang diperkirakan tertimbung longsor tadi malam." jelasnya.
Data Korban yang diduga tertimbun tanah longsor di Desa Belandingan sebagai berikut:
I Ketut Papa 9 Tahun
Ni Mangku Witri 30 Tahun
Ni Rasti 27 Tahun
Budaraya 25 Tahun
(Kemas Irawan Nurrachman)