MANADO - Pesawat Batavia Air dengan nomor penerbangan Y6-343 yang berangkat dari Surabaya menuju Ambon Jumat siang mendarat darurat di bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara akibat cuaca buruk.
Seluruh penumpang berjumlah 151 orang ini terpaksa diturunkan sambil menunggu cuaca kembali normal.
Namun, sebanyak 66 penumpang tidak bersedia kembali ke pesawat untuk melanjutkan penerbangan lantaran masih trauma dengan pesawat tersebut yang sempat beberapa kali mengalami oleng saat hendak mencoba mendarat di bandara Pattimura Ambon.
Seorang penumpang pesawat, Sutamsi menuturkan, kondisi pesawat saat melakukan pendaratan di bandara Pattimura Ambon sempat oleng.
Bahkan pilot mencoba hingga lima kali proses pendaratan namun kira-kira diatas ketinggian 50 meter pesawat tidak bisa mendarat dengan baik. Akibatnya, pilot memutuskan mendarat di bandara Samratulangi, Kota Manado.
Situasi ini kemudian membuat para penumpang panik. Bahkan, sebagian dari mereka menangis dan enggan melanjutkan perjalanan kembali. Mereka juga mengaku kecewa dengan pihak maskaapai Batavia Air karena dianggap tidak bertanggung jawab dengan kondisi para penumpangnya.
Sementara itu, Distrik Manajer, Batavia Air Kota Manado, Raymond mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Batavia Air pusat, namun kebijakan untuk memberangkatkan penumpang yang tidak berangkat bahkan penginapan untuk mereka tidak disiapkan.
Hingga Jumat malam, nasib puluhan penumpang Batavia Air tujuan Ambon ini masih belum jelas. Mereka terpaksa duduk di ruang tunggu bandara Samratulangi sambil menunggu kebijakan dari maskapai yang belum bisa mengambil keputusan.
(Rizka Diputra)