JAKARTA- Adanya isu perpecahan di tubuh pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi membuat Wakil Ketua Komisi III DPR, Nasir Djamil angkat bicara. Dia meminta lembaga anti korupsi itu untuk kompak.
"Yang bisa menggoyang dia kan kalo dia sudah melanggar UU KPK. Dia bisa mundur kalo sudah melanggar ini dan itu," terang Nasir di Kejagung, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Politikus PKS tersebut berharap KPK bisa lebih kompak dan bisa meningkatkan performanya dalam menindak para koruptor. "Harapan kita ya, mereka kompak. Sebenarnya dengan performance mereka itu sekarang, mereka sedang beradaptasi untuk membangun kerjasama," jelasnya.
Nasir membantah kalau Abraham tidak bisa bekerja sama. Permasalahannya ialah bagaimana para pimpinan KPK bisa bekerjasama dengan baik. Kemudian tim penyidik harus diperbaiki.
Wakil Ketua Komisi III ini menhusulkan kepada KPK untuk fokus pada 4 sektor utama dalam melakukan aktifitasnya. "Yaitu sektor penerimaan negara, belanja modal dan barang, sektor penegakan hukum, serta sektor swasta. Persoalannya dalam sektor penegakan hukum, apakah Kepolisian dan Kejaksaan mau enggak dibenahi," katanya.
(Stefanus Yugo Hindarto)