KPU Jangan "Main Api"

Tri Kurniawan, Jurnalis
Rabu 07 November 2012 07:13 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang disorot menyusul kisruh hasil verifikasi administrasi yang meloloskan 16 partai politik. Lembaga pimpinan Husni Malik ini diminta untuk tidak main-main sampai melanggar aturan.

"Yang penting KPU itu jangan main api, jadi harus dilaksanakan sesuai dengan undang-undang. Kalau dalam UU verifikasi itu dilaksanakan sampai kecamatan, dia menyederhanakannya tidak sampai kecamatan," kata Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Bachtiar Aly kepada Okezone, Selasa (6/11/2012).

Menurutnya, penyederhanaan verifikasi faktual yang tidak sesuai dengan undang-undang (UU) merupakan salah satu contoh buruh yang tidak boleh dilakukan KPU. Namun, untuk mengetahui apakah tindakan KPU salah atau tidak tentu ada dalam pengawasan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

"Kalau memang melanggar ya kita suruh dia lakasanakan lah sesuai apa yang diatur dalam UU," terangnya.

Menurutnya lolosnya 16 partai politik dalam verifikasi administrasi saja sudah membuat 18 partai politik yang tidak lolos curiga dengan kinerja KPU. "Jadi seolah-olah ada kesan yang 16 ini dimanjakan oleh KPU," terangnya.

KPU harus tegas. Jika memang ada partai politik yang tidak memenuhi syarat dalam verifikasi faktual tentu harus diberikan tindakan tegas. Jika tidak, bukan tak mungkin KPU akan dibawa ke meja pengadilan.

"Kalau memang tidak lengkap ya harus berani. Jangan berpolitik, jadi harus bekerja dengan integritas dan sesuai dengan UU. KPU pelaksana UU, bukan parpol," terangnya.

Kritik terhadap kinerja KPU juga disampaikan Pengamat Politik, Ibramsjah. Menurut dia, kinerja KPU saat ini sangat tidak disiplin. "Saya ragu makanya karena verifikasi faktual di lapangan itu berat sekali bagi mereka," ungkapnya.

Dia berharap, komisioner KPU ikut turun ke lapangan saat verifikasi faktual, bukan hanya mengandalkan staf. Karena verifikasi faktual harus benar-benar sesuai dengan verifikasi administratif.

"Bagi saya pemilu yang sekarang agak lamban kerjanya, kurang greget, saya cuma lihat yang greget itu Hadar Gumai," tegasnya.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya