Sensasi Susno, Cicak Vs Buaya Hingga Menolak Eksekusi

Tri Kurniawan, Jurnalis
Selasa 30 April 2013 08:05 WIB
Susno Duadji saat curhat di Youtube (Foto: Youtube)
Share :

JAKARTA - Nama Susno Duadji kembali ramai diperbincangkan. Wajahnya menjadi foto halaman muka sejumlah media massa beberapa hari terakhir. Bukan karena prestasinya sebagai purnawirawan jenderal polisi bintang tiga, tapi karena pelariannya menghindari eksekusi tim kejaksaan.

Kejaksaan Agung harus mengeksekusi lulusan Akademi Kepolisian 1977 itu berdasarkan keputusan Mahkamah Agung (MA). Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan memvonis Susno dengan hukuman penjara 3 tahun 6 bulan. Tak terima, Susno lantas mengajukan kasasi, namun, ditolak MA.

Putusan MA Nomor 899K/PID.SUS/2012 yang terbit pada 22 November berbunyi: hakim menolak permohonan kasasi, baik dari jaksa maupun Susno. Hakim juga membebankan biaya perkara kepada Pemohon II, Susno. Mantan kepala Badan Reserse Kriminal Polri itu ngeyel lantaran dalam amar putusan kasasi tak ada perintah penahanan.

Nama Susno mencuat ketika dia menyinggung kekuatan lembaga penegak hukum lainnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan mengatakan, "Ibaratnya di sini buaya di situ cicak. Cicak kok melawan buaya". Peryantaan itu kemudian menjadi kontroversi luar biasa.

Setelah itu, perseteruan antara KPK dan Polri sangat populer dengan sebutan "cicak melawan buaya". Istilah ini juga memicu gelombang protes dan membuat banyak pihak yang merasa anti terhadap korupsi menamakan diri mereka sebagai cicak dan melawan buaya yang diibaratkan sebagai Kepolisian.

Namanya semakin berkibar ketika dia mengungkap adanya seorang pegawai pajak yang mempunyai rekening tidak wajar. Pegawai pajak yang dimaksud adalah Gayus Tambunan.

Akibat terbongkarnya rekening tidak wajar Gayus, beberapa jenderal polisi, pejabat kejaksaan, kehakiman dan aparat dari Kementrian Keuangan kehilangan jabatanya dan diperiksa penegak hukum atas dugaan bersekongkol untuk merugikan negara. Dari cerita itu, Susno sering disebut sebagai seorang whistle blower.

Heboh yang dibuat Susno tak berhenti. Dia menyebut ada seorang mafia kasus di tubuh Polri. Orang yang dimaksud Susno itu diduga mantan diplomat dan anggota Badan Intelijen Negara (BIN).

Kemarin, Susno kembali membuat sensasi luar biasa. Dia membuat pernyataan dari tempat persembuyiannya dan direkam. Video berdurasi 15 menit 34 detik itu kemudian diunggah di situs You Tube. Dalam gambar terlihat Susno tampak santai dengan menggenakan batik.

“Tidak benar kalau saya hilang, apalagi melarikan diri. Saya tidak akan lari dari tanggung jawab,” kata Susno dalam video tersebut.

Dikutip dari berbagai sumber.

(Tri Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya