SAN FRANSISCO - Seorang gadis yang berada di kecelakaan pesawat Asiana Airlines, dikabarkan meninggal setelah menjalani perawatan. Meninggalnya gadis tersebut, membuat total jumlah korban kecelakaan bertambah jadi tiga.
Korban baru ini diumumkan setelah adanya pengakuan dari pihak berwenang, yang menabrak seorang korban lainnya hingga tewas di lokasi kecelakaan. Penguakan korban baru tersebut membuka kemungkinan tragis bahwa dia seharusnya bisa diselamatkan, jika saja tidak tertabrak.
Sementara hingga saat ini identitas dari korban ketiga tersebut belum diumumkan oleh pihak berwenang. Namun polisi bisa memastikan bahwa korban berasal dari China. Demikian diberitakan Reuters, Sabtu (13/7/2013).
Dua korban sebelumnya yang tewas saat pesawat jatuh hendak mendarat di Bandara Internasional San Fransisco, Amerika Serikat (AS), juga berasal dari China. Polisi sengaja tidak mengumumkan identitas korban tewas ketiga atas permintaan dari pihak keluarga.
Gadis remaja itu diketahui dalam kondisi kritis sejak dirawat setelah kecelakaan terjadi pada Sabtu 6 Juli lalu. Dua korban sebelumnya diidentifikasi berdama Ye Meng Yuan yang berusia 16 tahun dan Wang Linjia yang juga berusia 16 tahun.
Jasad Wang Linjua ditemukan di pinggiran landasan pacu bandara San Fransisco, bersama dengan tiga pramugari yang terlontar keluar dari pesawat. Wang tidak mendapatkan perawatan medis hingga 14 menit, karena tidak disadari oleh petugas penyelamat.
Sementara Ye Meng Yuang, diketahui terlindas truk pemadam kebakaran yang tengah memacu kecepatannya demi memadamkan api dari Boeing 777 yang jatuh saat hendak mendarat. Insiden ini diakui oleh pihak berwenang San Fransisco.
(Fajar Nugraha)