WASHINGTON – Pelaku penembakan markas militer Amerika Serikat (AS), Aaron Alexis, merupakan seorang mantan tentara yang penuh dengan medali penghargaan. Alexis dipecat dari militer karena memiliki masalah dengan emosinya.
Alexis bergabung dengan Angkatan Laut AS pada 2007. Atas jasanya, Alexis mendapat medali Pengabdian Pertahanan Nasional dan medali Pengabdian dalam Perang Melawan Teror selama bertugas.
Karir Alexis di militer berakhir pada 2011. Dia dipecat setelah mengeluarkan tembakan di kamar apartemennya. Tidak lama setelah diberhentikan, Alexis dipekerjakan menjadi kontraktor untuk Angkatan Laut AS.
“Dia memiliki masalah dalam mengendalikan amarahnya,” ujar ayah Alexis, seperti dikutip Guardian, Selasa (17/9/2013).
Penembakan massal yang dilakukan Alexis menewaskan setidaknya 13 orang termasuk dirinya sendiri. Pihak kepolisian masih menyelidiki motif penembakan.
Pemerintah AS merespons keras aksi penembakan ini. Presiden Barack Obama menyebut Alexis sebagai seorang pengecut.
“Kita kembali menghadapi penembakan massal dan kini terjadi di jantung AS di Kota Washington. Para korban adalah patriot yang bekerja untuk melindungi negara kita. Mereka tidak berpikir akan diserang oleh rakyatnya sendiri di kantornya. Si pembunuh adalah seorang pengecut,” tegas Obama.