Usai Penembakan, Keamanan Pentagon Diperketat

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Selasa 17 September 2013 10:06 WIB
Polisi Washington (Foto: News.com.au)
Share :

WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat (AS) memperketat keamanan setelah tertjadi aksi penembakan di markas Angkatan Lautnya. Penembakan yang dilakukan oleh pria bernama Aaron Alexis menimbulkan korban jiwa setidaknya 13 orang.
 
“Pentagon akan tetap dibuka. Namun, kami akan memperketat keamanan sebagai tindakan pencegahan,” ujar juru bicara Kementerian Pertahanan AS George Little, seperti dikutip Guardian, Selasa (17/9/2013).
 
“Semua pihak di Kementerian Pertahanan ikut berbelasungkawa atas jatuhnya banyak korban,” lanjut Little.
 
Pentagon merupakan sebutan bagi kantor Kementerian Pertahanan AS. Kantor itu sempat diserang dalam peristiwa 11 September. Teroris menjatuhkan pesawat ke Pentagon menimbulkan kerusakan parah dan korban jiwa.
 
Penembakan terjadi di markas Angkatan Laut AS, The Navy Yard. Peristiwa ini merupakan yang kedua kalinya terjadi di pangkalan militer AS. Pada 2009, petugas bernama Nidal Hasan membunuh 13 rekannya sendiri.
 
Alexis seorang mantan tentara yang dipecat pada 2011. Setelah diberhentikan, dia bekerja sebagai kontraktor teknis untuk Angkatan Laut AS. Pihak kepolisian hingga kini masih menyelidiki motif penembakan yang dilakukan Alexis. (why)
 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya