Aksi Bunuh Diri Kembali Terjadi, Dalam 3 Pekan 5 Wanita Tewas

Wahyu Sikumbang, Jurnalis
Selasa 11 Februari 2014 08:55 WIB
Jasad Nelfila dievakuasi dari rumahnya (Dok: Wahyu/Sindo TV)
Share :

TANAH DATAR - Aksi bunuh diri yang dilakukan perempuan kembali terjadi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Seorang perempuan paruh baya ditemukan tewas dalam kondisi tergantung di kamarnya.

Janda beranak dua bernama Nelfila (47) warga Jorong Lurah Ampang, Nagari Pasir Laweh, Kecamatan Sungai Tarab, itu menambah daftar jumlah korban bunuh diri di Kabupaten Tanah Datar menjadi lima orang dalam tiga pekan terakhir. Dua di antaranya merupakan remaja yang masih duduk di bangku sekolah lanjutan tingkat pertama.

Wali Nagari Pasir Laweh, Mukhtar Pingai, mengatakan, jenazah Nelfila kali pertama ditemukan oleh bibi korban kemarin.

“Karena sudah pukul 07.00 WIB rumah tidak juga dibuka, maka bibi korban langsung naik ke rumah gadang. Tahu-tahu dia melihat korban telah gantung diri. Kemudian dikasih tahu ke pihak keluarga yang lain,” terang Mukhtar.

Kasus ini langsung ditangani petugas Polsek Sungai Tarab. Dari pemeriksaan awal petugas tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh korban. Korban diperkirakan tewas enam jam sebelum ditemukan.

Menurut Mukhtar, saat kejadian korban sendirian di rumah. Anak tertuanya yang merupakan mahasiswa di Batusangkar pergi berlibur ke Kota Padang.

Belum ada yang bisa memastikan motif pelaku mengakhiri hidup. Meski demikian, warga melihat ada perubahan sikap Nelfila. Beberapa hari terakhir ia terlihat lebih diam dan sering termenung.

Sekadar diketahui, aksi bunuh diri pada akhir Januari 2014 juga dilakukan Resna Natasya (20), warga Kubang Landai, Nagari Saruaso. Korban nekat bunuh diri diduga karena frustasi setelah dikecewakan kekasihnya.

Lalu, pada awal Februari, Leli Marlina (25), seorang ibu rumah tangga juga ditemukan tewas dengan cara yang sama, tewas tergantung di dapur rumahnya.

Selang tiga hari berikutnya, RNA (15), siswi sebuah SMP di Batusangkar juga mengakhiri hidup dengan jalan gantung diri. Pemicunya diduga karena dikecewakan kekasih.

Disusul TS (14) pelajar sebuah MTs di Nagari Tabek, Kecamatan Pariangan, yang ditemukan tewas tergantung di kamarnya.

Kapolres Tanah Datar AKBP Nina Febrilinda mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orangtua, agar lebih mempererat hubungan emosional dengan anak. Pasalnya masalah kecil bisa menjadi pemicu aksi bunuh diri.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya