Jembatan Comal Amblas, Berat Kendaraan 10 Ton Dipaksa Balik Arah

Suryono, Jurnalis
Sabtu 09 Agustus 2014 14:49 WIB
Perbaikan Jembatan Comal (Foto: Suryono/Sindo TV)
Share :

PEKALONGAN - Bina Marga Provinsi Jawa Tengah akan memaksa kendaraan yang memiliki bobot lebih dari 10 ton untuk balik arah sebelum melintasi Jembatan Comal.

“Untuk kendaraan yang akan melintas dari Jakarta, akan diminta balik arah ke Jakarta, demikian juga dari arah sebaliknya,” kata Pelaksana Perawatan Berkala Bina Marga Provinsi Jateng, Yakfur, Sabtu (9/8/2014).

Dia menjelaskan, kondisi ini dilakukan karena kontarflo atau alat yang digunakan untuk penahan beban belum stabil, diperparah dengan fondasi retak memanjang hingga lebar lima sentimeter.

“Upaya yang sedang dilakukan yakni fokus penanganan darurat dengan dipasang tiang pancang di sisi kanan dan kiri untuk di jembatan bagian utara itu. Dengan demikian, perbaikan jembatan di sisi selatan ditangguhkan penagnannya,” tuturnya.

Dia memprediksi, penanganan jembatan Comal memerlukan waktu 3-4 bulan ke depan. “Jembatan daruratnya memerlukan waktu satu bulan, kalau kedua-duanya diperbaiki bisa membutuhkan waktu 3- 4 bulan sampai selesai,” tandasnya.

Sedangkan untuk arus lalu lintas, pihak Kepolisian akan melakukan buka tutup jalan. “Waktu setiap 30 menit buka tutup dilakukan jika kondisi lalu lintas tidak padat. Jika padat akan diberlakukan dua arah,” tutupnya.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya