JAKARTA - Upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meminimalisir banjir yang melanda di daerah pesisir Jakarta terancam gagal. Sebab proyek pembuatan dua waduk di Jakarta Utara mangkrak.
Seperti pembangunan Waduk Marunda di Kampung Bambu Kuning RW 02. Proyek di waduk yang rencananya memiliki luas 56 hektar ini mangkrak sejak dua bulan lalu. Hal serupa juga menimpa Waduk Rawa Kendal di RW 08, Kelurahan Rorotan dengan luas 55 hektar.
Padahal keberadaan dua waduk ini sangat dinanti masyarakat, karena mampu meminimalisir banjir di permukiman warga melalui Kali Blencong. Adanya taman yang dilengkapi fasilitas seperti halnya Taman Kota Waduk Pluit juga dinanti masyarakat.
Nur Rofik (30), salah seorang warga yang rumahnya berdekatan dengan Waduk Rawa Kendal mengungkapkan, seingatnya proyek terakhir dikerjakan awal Agustus. Saat itu terdapat enam buah ekskavator sibuk mengeruk lumpur dari pagi hingga sore.
Namun, akhir Agustus, pengerjaan proyek terhenti. Belasan petugas dan tiga ekskavator di sana mulai ditarik kembali. Sedangkan tiga sisanya terparkir di tepi waduk.