Tokoh Lintas Agama Poso Mengadu ke Komisi III DPR

Risna Nur Rahayu, Jurnalis
Jum'at 16 Januari 2015 10:49 WIB
Personel Brimob yang bertugas di Poso (dok. Sindo TV)
Share :

JAKARTA - Sejumlah tokoh masyarakat Poso dari berbagai agama, Komnas HAM, anggota DPRD Poso, dan anggota DPR RI dari Poso, mendatangi Komisi III DPR hari ini. Mereka mengadukan persoalan keamanan di Poso.

"Kami ingin menyampaikan kepada Komisi III agar penanganan keamanan di Poso dipercepat. Kasihan masyarakat di sana," ujar Muhaimin, tokoh pemuda Muhammadiyah Poso saat dihubungi Okezone, Jumat (16/1/2015).

Menurutnya, TNI memang lebih cocok diterjunkan ke Poso mengingat area konflik berada di kawasan pegunungan dan hutan. Selama ditangani oleh Polri, persoalan tak pernah terselesaikan.

"Kami minta supaya diambil alih oleh TNI, karena medannya di sana juga hutan dan pegunungan. Saya bukannya menilai tidak bisa polisi, tapi tentara yang harus menangani masalah di sana," terangnya.

Warga di sana menurutnya sudah bosan dengan gangguan keamanan yang terus terjadi. Imbasnya sangat banyak, yakni perekonomian yang tidak berjalanan serta ancaman keamanan. Bahkan, korban penembakan bisa berasal dari masyarakat biasa.

"Selama ini perekonomian di sana tidak berjalan bagus. Petani tidak berani ke ladang. Ketika terjadi penangan yang menjadi korban tetap saja petani. Kebun-kebun mereka rusak. Mereka tidak berani keluar rumah," ungkapnya.

"Bahkan baru-baru ini, tiga orang yang jadi sasaran. Padahal mereka cuma petani kecil yang sedang berada di hutan. Mereka jadi korban salah sasaran," pungkasnya.

Seperti diketahui, Kabupaten Poso memang menjadi target operasi pihak kepolisian karena diduga menjadi basis kelompok bersenjata di bawah pimpinan Santoso. Korban berjatuhan tidak hanya dari warga, kelompok bersenjata, tapi juga anggota polisi.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya