Sebelumnya diberitakan, Humas RS Siloam Karawaci, Heppi Nurfianto, membenarkan adanya dua pasien rumah sakit tersebut yang meninggal pekan lalu. Satu berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
Dijelaskan Heppi, untuk pasien laki-laki merupakan pasien urologi. Sementara pasien perempuan merupakan pasien melahirkan dengan tindakan caesar.
"Tindakan dilakukan sesuai prosedur, namun setelah disuntik buvanest spinal 0,5 persen heavy oleh dokter terjadi hal di luar perkiraan, pasien mengalami gatal-gatal, kejang, hingga akhirnya kami masukkan ke ICU, dan meninggal 24 jam pasca-penyuntikan," jelas Heppi.
(Fiddy Anggriawan )